Ahmad Faizin

"Sebarkan ilmu walau hanya satu ayat ^^"

Random Posts

Banner

Breaking

BitMiner - free and simple next generation Bitcoin mining software

Monday, 19 December 2016

Setting Wireless Repeater Pada Mikrotik

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pada kesempatan kali ini saya masih memposting tentang mikrotik. Dalam postingan ini saya akan berbagi tentang bagaimana cara setting wireless repeater pada Mikrotik RouterBoard. Nah pada kesampatan kali ini saya menggunnakan Mikrotik RouterBoard 941-2nD-hAP lite. Yuk kita bahas tentang wireless repeater terlebih dahulu sebelum menuju ke konfigurasinya.


    A. Pengertian
        Repeater adalah perangkat elektronik yang menerima sinyal dan mentransmisikan kembali. Repeater digunakan untuk memperluas transmisi sehingga sinyal dapat menutupi jarak yang lebih jauh atau diterima di sisi lain dari obstruksi.
        B. Latar Belekang
            Fitur baru Wireless Repeater di Mikrotik RouterOS v 6.35, mikrotik telah menambahkan fitur tersebut pada versi 6.35 dengan package "Wireless-Rep". Kita menggunakan metode interface wlan-fisik disetting mode Station dan wlan-virtual (VAP) disetting dengan mode AP-Bridge. Jika konsep secara umum mungkin bisa dibilang sebagai "Wireless Range Extender". Fitur ini dapat digunakan pada seri routerboard lainnya, asal upgrade RouterOS kalian ke 6.35 dan install package "Wireless-Rep".
            C. Maksud dan Tujuan
                Kali ini saya mempunyai project ada sebuah sekolah dan cakupannya cukup besar. Dan saya dimintai untuk mengatur bagaimana cara membuat sekolah tersebut bisa terhubung ke internet di berbagai sudut. Untuk menggunakan hanya 1 router tidak cukup dan saya disediakan 2 router Mikrotik dan 1 access point. Nah disini saya membuat 1 router digunakan pusat dari internetnya, 1 access point menjadi repeater, dan router yang 1 lagi disediakan saya gunakan sebagai wireless repeater.
                D. Jangka Waktu
                    Jangka waktu yang dilakukan untuk setting Wireless Repeater pada Mikrotik RouterOS ini kurang lebih 15-20 menit.
                    E. Alat dan Bahan
                      1. Mikrotik RouterBoard (Upgrade to 6.35)
                      2. PC yang digunakan untuk setting
                      3. Kabel UTP
                      4. Aplikasi WinBox
                        F. Langkah Kerja
                          1. Pertama kita colokkan PC kita dengan mikrotik yang sudah di upgrade menggunakan kabel UTP

                          2. Setelah itu kita masuk WinBox dan login


                          3. Pastikan kita sudah meng-upgrade-nya





                          4. Kalau sudah ter-upgrade kita bisa buka pada bagian Wireless, dan kita setting pada wlan1 dengan cara masuk (klik dua kali pada wlan1) pada tab Wireless, kemudian pilih Scan....


                          5. Pada layar scan kita akan men-scan WiFi yang ditangkap oleh Mikrotik. Kalau sudah dapat mana yang akan dijadikan sebagai sumbernya, kita bisa klik Connect.


                          6. Lalu dia akan menyamakan wlan1 dengan wlan sumber yang tadi kita connect-kan dengan wlan1 kita


                          7. Kemudian kita buatkan DHCP Client, agar interface wlan1 bisa terhubung dan meneruskan sinyal dari pusatnya.


                          8. Arahkan DHCP Client ke interface wlan1


                          9. Pada wlan1 pastikan sudah mendapat IP Address secara otomatis dari wlan pusat.


                          10. Setelah kita menghubungkan wlan1 dengan wlan pusat, kita akan meneruskan sinyal dari wlan1 dengan membuat VAP (Virtual Access Point). Jadi VAP ini adalah Virtual yang disediakan oleh mikrotik berupa Access Point. Pertama kita masuk ke Wireless => Klik Add [+] => Virtual. Kemudian Setting
                          Mode : ap bridge
                          SSID : Kita bisa isikan sesuka hati
                          Master Interface : wlan1
                          *) Kita juga bisa tambahkan Password sendiri

                          11. Kemudian kita buatkan IP Address untuk VAP atau wlan2



                          12. Setela itu kita membuat DHCP Server, agar Client yang terhubung pada repeater mendapat IP Secara otomatis.

                          Pilih DHCP Setup


                          13. Kemudian kita buka IP => Firewall


                          14. Pada Firewall kita pilih tab NAT dan tambah dengan Klik tanda [+] Add


                          15. Kemudian pada tab General kita isikan
                          Chain : srcnat
                          Out. Interface : wlan1





                          16. Kemudian pada tab Action kita isikan

                          Action : Masquerade

                          17. Kita sudah selesai menjadikan Mikrotik RouterBoard menjadi Wireless Repeater.

                           
                          18. Dan ini adalah hasil dari setting Wireless Repeater pada Mikrotik


                            G. Kesimpulan
                                Sebelum kita melakukan konfigurasi Wireless Repeater kita harus tahu konsep dan cara kerja dari Wireless Repeater itu seindiri. Ketika kita tidak mengetahui konsep dan cara kerja suatu barang maka kita tidak akan mengerti apa maksud diciptakan barang tersebut. Jadi sebelum kita melakukan konfigurasi kita harus membaca dan harus mengerti konsep dan cara kerja suatu barang tersebut.
                                H. Referensi
                                  1. https://en.wikipedia.org/wiki/Repeater
                                  2. http://www.modalsemangat.com/2016/06/cara-setting-wireless-repeater-mikrotik.html



                                  NB : Untuk konfigurasi yang lain bisa lihat DISINI

                                  Mungkin hanya ini yang bisa saya bagikan. Sekian.
                                  Assalamu'alaikum Wr. Wb.

                                  No comments:

                                  Post a Comment

                                  Adbox